UPT Pariwisata, Pemdes, dan Warga Pincara Gotong Royong Buka Jalur Jembatan yang Rusak
Luwu Utara – Semangat untuk bergotong royong ditunjukkan secara nyata oleh masyarakat desa Pincara, Pemerintah Desa, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, dalam hal ini UPT Pengelolaan Objek Wisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Ketiga entitas ini bersinergi dan berkolaborasi melakukan kerja bakti massal alias gotong royong untuk membuka kembali jalur jembatan yang rusak parah akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada 2024 lalu. Akses ini menghubungkan kolam air panas.

Aksi sosial yang berlangsung penuh kebersamaan ini dipimpin langsung Kepala Disporapar, Saleh, bersama Kepala Desa Pincara, Musibar, Sabtu (6/6/2026). Turut pula hadir membersamai, para petugas ODTW Permandian Air Panas Pincara, Masamba.
Jembatan yang menjadi target gotong royong ini merupakan akses yang sangat penting, karena jembatan ini merupakan akses utama menuju kolam permandian air panas Pincara yang terkenal dengan potensi wisata alam dan landskap ganda yang begitu unik.
Sejak dihantam banjir dan longsor dua tahun lalu, akses jembatan menuju kolam air panas tidak dapat difungsikan sama sekali. Akibatnya, jalur menuju kolam air panas tinggal satu jalur, yakni tangga yang amat tinggi, sehingga memengaruhi tingkat kunjungan wisata.
Kepala Disporapar, Saleh, memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan kekompakan seluruh elemen yang terlibat dalam aksi gotong royong. Menurutnya, pemulihan jalur ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi butuh kolaborasi nyata di lapangan.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah bukti bahwa dengan gotong royong, beban berat bisa kita pikul bersama. Pembukaan kembali jalur jembatan ini sangat krusial untuk membangkitkan gairah pariwisata di Pincara yang sempat meredup pasca-bencana,” ucap Saleh.
“Kami ingin memastikan antusiasme para wisatawan dapat berkunjung kembali dengan aman dan nyaman,” lanjut Saleh di sela-sela kegiatan. Ia menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi harus terus dibangun, karena dengan begitu, semua masalah bisa diselesaikan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Pincara, Musibar, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari pihak dinas terkait, petugas ODTW, serta antusiasme warga desa yang turun langsung membawa peralatan seadanya demi membuka akses jalan tersebut.
Musibar mengatakan bahwa gotong royong yang dilakukan merupakan perbaikan darurat untuk membuka jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman kepada para wisatawan. “Kita melakukan penataan kembali akses jalan agar bisa dilalui dengan aman oleh wisatawan,” katanya.
Tak lupa, ia mengapresiasi Disporapar, dalam hal ini UPT Pariwisata, yang menyemangati warga desa dan petugas ODTW agar terus menghadirkan pariwisata yang nyaman dan aman. “Dengan dibukanya jalur ini, kami berharap pengunjung makin meningkat,” harapnya. (*)
