Kemenag Luwu Utara Terbaik Pertama Penyeselaian EMIS Pondok Pesantren 2026
Luwu Utara – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu Utara sukses menorehkan sebuah prestasi gemilang tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, dengan meraih penghargaan sebagai terbaik pertama dalam Penyelenggaraan dan Penyelesaian Pemutakhiran Data Education Management Information System (EMIS) Pondok Pesantren (Pontren) Tahun Anggaran 2026.
Hal ini terungkap dalam Workshop Pemutakhiran Data Emis 4.0 Pondok Pesantren se-Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Ibis City Center, Makassar, pada Sabtu, 23 Mei sampai 24 Mei 2026. Penghargaan diterima Admin Kemenag Lutra, Muhammad Samad.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen, kerja keras, serta sinergi yang kuat antara jajaran Pondok Pesantren Kemenag Luwu Utara dengan seluruh operator (admin) pada pondok pesantren yang tersebar di wilayah Bumi La Maranginang, julukan Luwu Utara.
Kepala Kantor Kemenag Lutra melalui Muhammad Samad menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak. Prestasi ini, kata Samad, merupakan capaian yang besar dalam mewujudkan tata kelola data pesantren yang akurat, transparan, dan akuntabel.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan kerja sama yang solid dari seluruh operator EMIS di pondok pesantren dan tim pelaksana di Kemenag Luwu Utara,” ucap Muhammad Samad yang terlihat begitu bahagia usai diganjar penghargaan.
Dikatakannya, validitas data EMIS sangat krusial karena menjadi acuan utama pemerintah dalam mengambil kebijakan dan menyalurkan semua program bantuan yang ada. Proses pemutakhiran data ini diakui memiliki tantangan tersendiri karena dikejar tenggat waktu yang ketat.
Namun, dengan strategi pendampingan secara berkala dan komunikasi yang intensif, Kemenag Luwu Utara mampu menyelesaikan verifikasi dan validasi data kelembagaan, santri, serta tenaga pendidik secara cepat hingga mencapai target 100% lebih awal dibanding daerah lain.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Kemenag Lutra berkomitmen untuk terus mempertahankan performa terbaiknya dan menjadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk meningkatkan mutu pelayanan keagamaan dan pendidikan Islam di masa-masa yang akan datang. (*)
