Prioritas Bayi dan Lansia, 157 Paket Bantuan di Desa Lawewe Kabupaten Luwu Utara Telah disalurkan

0
IMG-20260620-WA0259.jpg

Luwu Utara– Penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir di Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara kembali dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi infrastruktur yang ada. Total sebanyak 157 paket bantuan disalurkan kepada kelompok prioritas, meliputi 8 bayi, 6 balita, 23 lansia, dan 4 ibu menyusui, serta kepala keluarga terdampak lainnya.

Distribusi bantuan ini mengalami tantangan logistik akibat kondisi jembatan penghubung di Dusun To’Baki yang terbuat dari batang kelapa. Jembatan tersebut saat ini tidak mampu menahan beban kendaraan berat di atas 2 ton, sehingga truk besar pembawa logistik tidak dapat melintas langsung ke seluruh titik desa.

Mengatasi keterbatasan tersebut, tim gabungan dari Dinas Sosial, BPBD, dan relawan mengambil strategi drop point (titik penurunan) di Masjid To’Baki. Dari titik ini, bantuan kemudian didistribusikan secara bertahap ke dusun-dusun lain menggunakan kendaraan ringan atau tenaga manual.

Berdasarkan data penerima manfaat, distribusi 157 paket tersebut tersebar di lima dusun dengan rincian sebagai berikut:

Dusun To’Baki: 73 KK (Titik Drop Point)
Dusun Teppo: 59 KK
Dusun Galinggang: 25 KK
Dusun Lawewe: 15 KK
Dusun Lampo Lempang: 10 KK

“Keterbatasan daya angkut jembatan batang kelapa memaksa kami membatasi jenis kendaraan dan melakukan sistem drop di Masjid To’Baki. Ini adalah solusi terbaik agar bantuan tetap bisa menjangkau warga di dusun terpencil seperti Lampo Lempang dan Galinggang tanpa merusak infrastruktur darurat,” jelas koordinator lapangan di lokasi kejadian.

Selain itu, mekanisme penyaluran juga mengintegrasikan warga Desa Lawewe yang mungkin terlewat dalam pendataan awal, dengan prinsip “jika ada bantuan yang didrop ke wilayah tetangga seperti Limbong Wara, maka warga Lawewe yang berbatasan akan diikutkan” untuk memastikan keadilan distribusi.

Pihak keamanan setempat turut mendampingi proses bongkar muat di Masjid To’Baki untuk menjaga ketertiban dan memastikan setiap paket sampai ke tangan penerima yang berhak. Pemerintah daerah berharap perbaikan infrastruktur darurat segera dilakukan agar akses logistik ke seluruh dusun di Desa Lawewe dapat kembali normal pasca-masa tanggap darurat.(Fath)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *