Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Tana Luwu
SULSEL, southsulawesinews.com — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mempercepat pemulihan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Tana Luwu, meliputi Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur, Luwu, serta Kota Palopo.
Memasuki sepekan pasca terganggunya akses jalur distribusi utama, pengiriman BBM dan LPG ke wilayah tersebut dilaporkan berangsur pulih dan secara bertahap kembali menuju kondisi normal. Upaya pemulihan dilakukan melalui koordinasi intensif antara Pertamina dengan pemerintah kabupaten/kota setempat.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memprioritaskan dua tahapan utama dalam proses pemulihan. Tahap awal difokuskan pada pemerataan distribusi BBM dan LPG ke seluruh SPBU serta agen dan pangkalan. Selanjutnya, Pertamina meningkatkan ketahanan stok di lembaga penyalur guna mencegah potensi kelangkaan lanjutan.
Dalam proses pendistribusian, Pertamina menyalurkan pasokan di atas konsumsi normal harian sebagai langkah antisipatif untuk menutup kebutuhan masyarakat yang sempat tertunda selama gangguan distribusi.
Untuk mendukung percepatan tersebut, Pertamina juga mengoperasikan Fuel Terminal Palopo melebihi jam operasional normal, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja dan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi seluruh pihak selama proses pemulihan berlangsung.
“Pertamina Patra Niaga mengapresiasi peran aktif pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran distribusi energi,” ujar Rum, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan, sehingga pasokan BBM dan LPG dapat kembali stabil dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Khusus untuk LPG, Pertamina juga melaksanakan operasi pasar di sejumlah titik yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, guna mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat. Selain itu, penambahan pasokan LPG dilakukan di Luwu Utara dan Luwu Timur sebanyak 11.200 tabung, atau sekitar 50 persen dari alokasi harian.
Di sisi lain, Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM maupun LPG sesuai kebutuhan. Hal ini menyusul adanya indikasi panic buying di beberapa wilayah, yang berpotensi menghambat pemerataan distribusi hingga ke wilayah Palopo dan sekitarnya.
Sebagai bagian dari kebijakan bersama pemerintah daerah, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan, guna memastikan seluruh warga memperoleh akses energi secara adil serta mencegah praktik spekulasi di tengah masa pemulihan.
Untuk memperkuat pasokan BBM, Pertamina mencatat penambahan distribusi di Luwu Utara sebesar 18 persen untuk gasoline dan 15 persen untuk gasoil, sementara di Luwu Timur masing-masing ditambah 16 persen untuk gasoline dan 10 persen untuk gasoil dari rata-rata harian.
Selain mengandalkan Fuel Terminal Palopo, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan Fuel Terminal Poso sebagai jalur suplai alternatif, terutama pada fase awal pemulihan saat jalur distribusi utama masih dalam tahap normalisasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan pasokan dan mempercepat pemerataan distribusi energi ke seluruh lembaga penyalur di wilayah terdampak.(YS/13@)
