Masifkan Pemantauan BBM dan Tera Ulang SPBU, DP2KUKM Lutra Jamin Stok Aman dan Takaran Normal
Luwu Utara — Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM) Kabupaten Luwu Utara bergerak masif melakukan pemantauan terhadap distribusi dan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), Rabu (17/6/2026).
Pemantauan ini juga dibarengi dengan pelaksanaan tera ulang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk memastikan takaran pompa ukur tetap normal dan akurat.

Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus memastikan stabilitas pasokan energi di wilayah Luwu Utara tetap terjaga dengan baik, bebas dari praktik kecurangan yang merugikan masyarakat.
Kepala DP2KUKM Kabupaten Luwu Utara, Akram Risa, menegaskan bahwa pengawasan ini adalah bentuk komitmen penuh pemerintah daerah, dalam upaya mengawal pemenuhan kebutuhan energi masyarakat yang berkeadilan.
“Kami bergerak masif ke seluruh SPBU di Luwu Utara untuk memastikan dua hal utama, yaitu stok dan distribusi BBM aman dan lancar, serta hak konsumen tidak boleh dirugikan,” jelas Akram.
“Nah, melalui proses tera ulang yang ketat dari Tim Kemetrologian, kami ingin memastikan setiap liter BBM yang dibeli warga takarannya harus pas dan normal sesuai aturan,” sambungnya.
Akram menambahkan bahwa pemantauan berkala ini penting dalam rangka untuk mengantisipasi potensi kelangkaan serta mendeteksi dini jika terdapat kendala pada mesin pompa di lapangan.
“Kami tidak ingin ada ruang bagi spekulasi atau gangguan teknis yang bisa merugikan masyarakat. Jika ditemukan pompa ukur tidak sesuai ambang batas toleransi, kami langsung minta pihak SPBU melakukan kalibrasi ulang saat itu juga sebelum beroperasi kembali,” tegasnya.
Dari hasil pantauan di lapangan dalam beberapa hari terakhir, ketersediaan stok BBM di wilayah Luwu Utara secara umum berada dalam kondisi aman. Proses uji tera menggunakan bejana ukur standar juga menunjukkan hasil yang normal dan memenuhi aturan yang berlaku.
Mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra ini juga mengimbau para pengelola SPBU untuk terus menjaga integritas pelayanan dan meminta masyarakat ikut aktif melaporkan jika menemukan adanya kejanggalan dalam pengisian BBM di lapangan. (**)
