Bupati Luwu Utara Tinjau Tanggul Permanen Sungai Baliase, Progres Capai 60 Persen

0
IMG_20260912_081513.jpg

​Luwu Utara – Asa baru menyelimuti masyarakat Kabupaten Luwu Utara. Bayang-bayang ketakutan akan luapan air yang saban tahun merendam pemukiman kini perlahan sirna seiring berpacunya proyek pembangunan tanggul permanen di sepanjang aliran Sungai Baliase.

​Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, turun langsung ke lapangan untuk memastikan proyek vital ini berjalan presisi. Didampingi kepala Satker dan jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), peninjauan difokuskan pada tiga titik krusial penahan arus: Desa Mario dan Desa Polewali di Kecamatan Baebunta, serta Desa Pongo di Kecamatan Masamba, Rabu (09/09/2026).

​Langkah masif ini menjadi angin segar bagi warga yang bertahun-tahun hidup dalam kecemasan saat musim penghujan tiba. Tanggul berstruktur beton permanen ini dirancang khusus dengan daya tahan tinggi guna menampung lonjakan debit air ekstrem, sekaligus melindungi ratusan rumah dan lahan pertanian produktif milik warga dari ancaman erosi maupun banjir

​”Kita ingin memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan kualitas ketahanan tanggul ini benar-benar optimal. Ini soal kemashalatan warga,” tegas Andi Abdullah Rahim di sela-sela peninjauan.

​Sinergi kuat antara Pemkab Luwu Utara dan BBWS terbukti ampuh mempercepat pengerjaan fisik di lapangan yang sudah mencapai 60℅. Tanggul yang kini mulai berdiri kokoh tersebut tidak hanya menjadi benteng fisik, tetapi juga mengembalikan rasa aman, trauma psikologis, dan kepastian roda ekonomi bagi masyarakat pesisir Sungai Baliase dan Sungai Masamba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *