Bukti Belajar Tak Kenal Usia, Istri Bupati Luwu Kini Sah Bergelar S.AP dari Unanda
Palopo – Kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga besar Bupati Luwu, Patahudding. Sang istri tercinta, Ny. Hj. Kurnia Patahudding, berhasil menyelesaikan studi S1-nya dan menyandang gelar Sarjana Administrasi Publik (S.AP.) dari Universitas Andi Djemma (Unanda).
Momen bersejarah tersebut menjadi simbol dedikasi Kurnia dalam menyeimbangkan perannya sebagai pendamping kepala daerah sekaligus seorang mahasiswa.

Keberhasilan ini pun menuai banyak apresiasi dari berbagai kalangan yang menganggapnya sebagai sosok inspiratif bagi kaum perempuan di Kabupaten Luwu.
Yang menarik, saat prosesi wisuda dilakukan, Selasa (5/5/2026), di Gedung Saodenra’E Palopo, Bupati Luwu yang juga suami Kurnia turut hadir berbagi kebahagiaan.
Tak hanya buat istri tercinta, tetapi juga buat 601 lulusan lainnya yang secara resmi juga menyandang gelar sarjana.
Suasana penuh suka cita pun tersaji di dalam gedung kebanggaan masyarakat kota Palopo itu, yang membuat seluruh wisudawan, wisudawati, serta tamu undangan lainnya turut memberikan applaus yang begitu meriah.
Suasana penuh bahagia pun tercipta saat orang nomor satu di Luwu tersebut menyalami sang istri dan memeluknya.
Meski disibukkan dengan berbagai kegiatan selaku Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Kurnia terbukti mampu menyelesaikan kewajiban akademiknya sebagai seorang mahasiswa.
Kurnia menempuh pendidikan di Prodi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unanda.
Atas keberhasilannya ini, Kurnia mendapatkan banyak ucapan selamat dan apresiasi dari berbagai kalangan. Namun, dari sekian banyak apresiasi tersebut, tentu yang paling spesial adalah ucapan selamat dari sang suami tercinta, Patahudding, yang juga Bupati Luwu.
“Hari ini, saya melihat istri saya juga ada di sini, di antara ratusan wisudawan dan wisudawati yang hari ini merasakan puncak kebahagiaannya,” ucap Bupati Luwu, Patahudding.
Bupati menyampaikan itu saat memberikan sambutan pada Rapat Senat Terbuka Universitas Andi Djemma (Unanda) dalam Rangka Wisuda Program Sarjana dan Magister Angkatan XXVIII.
Bupati Patahudding yang turut mendampingi sang istri dalam prosesi kelulusan tersebut, tak lupa menyampaikan rasa bangganya atas kegigihan sang istri yang tetap mengutamakan pendidikan di sela-sela pengabdiannya sebagai Ketua TP-PKK Luwu.
“Hari ini adalah puncak kebanggan orang tua ketika anaknya sudah sarjana. Sekaligus juga bentuk kecemasan orang tua, karena setelah sarjana mau ke mana,” ucap Patahudding.
Pencapaian sang istri, kata dia, diharapkan dapat memotivasi generasi muda dan para ibu di Luwu untuk terus belajar dan mengejar level pendidikan setinggi mungkin.
“Unanda sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di Tana Luwu, terus menunjukkan kualitasnya dalam mencetak lulusan yang kompeten di berbagai bidang,” terangnya.
Dengan gelar baru yang disandang Kurnia, diharapkan dapat membawa perspektif baru yang lebih akademis dan sistematis dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Luwu ke depannya. (*)
