Polsek Sukamaju Pantau Harga BBM, Distribusi di SPBU Tamboke dan Tolangi Tetap Normal
Luwu Utara, Sulawesi Selatan — Polsek Sukamaju melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya pasca penyesuaian harga sejumlah BBM non subsidi yang berlaku sejak 18 April 2026.
Hasil pantauan di dua titik, yakni SPBU 7492906 Tamboke Raya di Desa Tamboke dan SPBU Kompak 7692903 di Desa Tolangi, menunjukkan aktivitas penjualan masih berlangsung normal tanpa adanya antrean panjang maupun kepanikan masyarakat.
Berdasarkan data dari manajemen SPBU, beberapa jenis BBM non subsidi mengalami kenaikan harga, di antaranya Pertamax Turbo menjadi Rp19.850 per liter, Dexlite Rp24.150 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.450 per liter. Sementara itu, harga Pertamax tetap stabil di kisaran Rp12.600 per liter di SPBU dan Rp12.500 di Pertashop.
Untuk ketersediaan stok, SPBU Tamboke Raya tercatat memiliki Dexlite 6 kiloliter, Pertamax 9 kiloliter, Pertalite 8 kiloliter, serta Bio Solar 8 kiloliter. Sementara di SPBU Kompak Tolangi tersedia Pertalite 8 kiloliter dan Bio Solar 8 kiloliter. Secara umum, pasokan BBM dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sejauh ini, belum terdapat indikasi adanya gejolak di masyarakat, termasuk aksi protes atau unjuk rasa terkait kenaikan harga BBM tersebut. Situasi kamtibmas di sekitar SPBU terpantau aman dan kondusif.
Meski demikian, kenaikan harga BBM non subsidi diperkirakan dapat mendorong masyarakat beralih ke BBM subsidi yang lebih terjangkau. Kondisi ini berpotensi meningkatkan volume antrean di SPBU serta berdampak pada kenaikan biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian terus melakukan monitoring di lapangan serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU guna memastikan distribusi berjalan lancar. Pengawasan juga dilakukan untuk mencegah potensi penimbunan maupun pembelian berulang oleh oknum tertentu.
Kapolres Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polres Luwu Utara akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas distribusi BBM di wilayahnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Kami memastikan distribusi BBM tetap berjalan aman dan lancar. Masyarakat diharapkan bijak dalam membeli serta tidak melakukan penimbunan yang dapat merugikan masyarakat lainnya,” ujarnya.
