
Masamba, 19 Agustus 2025 – Personel Satuan Samapta Polres Luwu Utara menggelar patroli dialogis di seputaran Kota Masamba pada Selasa (19/8), sejak pukul 08.15 pagi hingga siang hari. Kegiatan ini dipimpin Kanit Turjawali Sat Samapta Aiptu Andi Ardiansyah, bersama Kanit Dalmas I Aiptu Akbar, serta didampingi Brigpol Wawan Saputra dan Briptu Riswandi/Wandi.
Patroli kali ini difokuskan pada dua sasaran utama, yakni menyambangi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sekaligus menertibkan para pelajar yang masih berkeliaran di luar sekolah saat jam belajar. Di seputaran Jalan Tamsis, petugas menyapa sejumlah pedagang kaki lima untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar tetap waspada terhadap tindak kejahatan dan menghindari praktik premanisme. “Kami mengajak para pedagang agar selalu berhati-hati, menjaga keamanan barang dagangannya, dan segera melapor jika ada hal yang mencurigakan,” tutur Aiptu Andi Ardiansyah.

Dalam rangkaian patroli yang sama, personel juga mendapati sekelompok pelajar SMA Negeri 8 Luwu Utara berada di luar lingkungan sekolah tanpa izin guru. Kepada mereka, petugas memberikan imbauan agar tidak berkeliaran saat jam pelajaran berlangsung dan menekankan pentingnya disiplin belajar demi masa depan. “Kami tidak ingin para generasi muda terjerumus dalam hal-hal yang merugikan. Karena itu, kami tekankan pentingnya fokus pada pendidikan,” tegas Aiptu Akbar.
Kasat Samapta Polres Luwu Utara, AKP Budi Amin, S.Sos., menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan wujud kepedulian Polri untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus memberikan edukasi. “Kami hadir bukan hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah personel Samapta yang turun langsung menyentuh masyarakat. Ia menekankan agar kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin dengan pendekatan humanis. “Polres Luwu Utara berkomitmen menjaga kamtibmas melalui patroli dialogis, sehingga masyarakat merasa terlindungi sekaligus menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan daerah,” pungkas Kapolres.
Kegiatan patroli yang menggabungkan pendekatan persuasif kepada pelaku UMKM dan para pelajar ini disambut positif oleh masyarakat. Warga menilai kehadiran polisi di lapangan tidak hanya meningkatkan rasa aman, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya disiplin dan kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.