Pertegas Komitmen Kerja, Bapenda Luwu Utara Lakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja
Luwu Utara — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Luwu Utara resmi menggelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) tahun anggaran 2026, pada Selasa (31/3/2026), di Aula Kantor Bapenda. Kegiatan ini dipimpin Kepala Bapenda, Andi Elly Yanti.
Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat, dengan didahului penandatanganan kinerja para pejabat struktural dan fungsional lingkup Bapenda Luwu Utara.
Penandatanganan Perjanjian Kinerja ini bukan sekadar kegiatan seremonial administratif, tetapi juga bentuk komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada target capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Plt. Kepala Bapenda, Andi Elly Yanti, menyebutkan bahwa penandatanganan PK ini diikuti seluruh para Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas lingkup Bapenda Lutra. “Ini sebagai bentuk komitmen antara pimpinan dan bawahan untuk mencapai target kinerja yang terukur, sekaligus sebagai dokumen akuntabilitas dan landasan evaluasi.
Kepala Bapenda Andi Elly menyebutkan, penandatanganan PK ini merujuk pada upaya penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), yang meliputi optimalisasi PAD, inovasi layanan, integritas pegawai, serta evaluasi berkala.
“Perjanjian kinerja ini adalah janji kita kepada daerah. Kita dituntut lebih kreatif dalam menggali potensi pajak dan retribhusi tanpa membebani masyarakat secara berlebihan. Namun tetap tegas dalam penegakan aturan yang ada,” ucap Andi Elly di hadapan para pejabatnya.
Elly menambahkan bahwa di tengah tantangan ekonomi saat ini, digitalisasi sektor pendapatan menjadi kunci utama keberhasilan. Sehingga dengan sistem digitalisasi yang terintegrasi, maka potensi kebocoran anggaran dapat ditekan seminimal mungkin.
“Melalui penandatanganan ini, kami harap sinergi antarbidang makin solid. Nah, dengan target yang jelas dan terukur, maka kami optimistis bisa berkontribusi maksimal bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat melalui pembiayaan mandiri yang kuat,” tandasnya. (LHr)
