Pembinaan Rohani, Polda Sulsel Gelar Ibadah Perdana Oikumene Tahun 2026
Polda Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani melalui Ibadah Perdana Oikumene Tahun 2026 bagi personel Polri yang beragama Kristen Protestan dan Katolik, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ibadah yang dimulai pukul 08.15 WITA tersebut berlangsung di Aula Biro Operasi Lantai 3 Polda Sulsel. Ibadah dipimpin oleh Pelayan Firman, Ps. Andrew Napiun, dan diikuti oleh personel Polda Sulsel sesuai jadwal serta ketentuan yang telah ditetapkan.
Ibadah Perdana Oikumene ini merupakan bagian dari program pembinaan mental dan rohani Polda Sulsel yang bertujuan untuk memperkuat keimanan, meningkatkan integritas, serta membentuk karakter anggota Polri yang profesional, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui pembinaan rohani tersebut, diharapkan personel yang beragama Kristen Protestan dan Katolik dapat semakin mempererat kebersamaan dan soliditas, meningkatkan moralitas, serta menumbuhkan semangat pengabdian dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani ini merupakan bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang berintegritas dan berkarakter.

“Kegiatan pembinaan rohani seperti Ibadah Oikumene ini rutin dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, sehingga dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, anggota Polri dapat bekerja secara profesional, humanis, serta berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual,” ujar Kabid Humas.
Dengan pembinaan mental dan rohani yang berkesinambungan, diharapkan seluruh personel Polda Sulsel dapat terus menjaga integritas, memperkuat soliditas internal, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kegiatan ibadah berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita, mencerminkan komitmen Polda Sulsel dalam membangun personel Polri yang unggul, beriman, dan berintegritas guna mendukung terwujudnya Polri yang Presisi.
