Ngopi Bareng Ojol, Cara Humanis Kasat Lantas Parepare Sosialisasikan Keselamatan Berkendara

0
WhatsApp-Image-2026-02-07-at-14.05.28-720x380

PAREPARE — Operasi Keselamatan Pallawa 2026 di Kota Parepare tak melulu dijalankan lewat penindakan di jalan raya. Ada cara lain yang lebih membumi dan menyentuh langsung sasaran. Hal itulah yang dilakukan Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muh. Arsyad, saat mensosialisasikan keselamatan berkendara kepada para pengemudi ojek online (ojol), Jumat (6/2/2026).

Alih-alih berdiri di persimpangan jalan dengan peluit dan rompi reflektif, AKP Arsyad memilih pendekatan humanis: duduk bersama para driver ojol dalam suasana santai sambil ngopi bareng. Obrolan ringan itu menjadi ruang dialog efektif untuk menyampaikan pesan penting tentang keselamatan berlalu lintas.

Dalam suasana penuh keakraban, Kasat Lantas menyampaikan imbauan keselamatan yang relevan dengan keseharian para ojol—kelompok masyarakat yang hampir setiap waktu berada di atas jalan raya demi mencari nafkah bagi keluarga.

Pesan yang disampaikan pun sederhana, namun mengena. Para pengemudi diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan diri dan penumpang, berkendara dengan konsentrasi penuh, tidak berada di bawah pengaruh minuman keras, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.

Selain itu, AKP Arsyad juga menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, seperti tidak menerobos lampu merah dan tidak melawan arus. Ia mengingatkan bahwa kecelakaan lalu lintas kerap berawal dari pelanggaran yang dianggap sepele.

“Dalam kondisi apa pun di jalan raya, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Hindari pelanggaran, karena kecelakaan hampir selalu diawali dari sebuah pelanggaran,” tegasnya.

AKP Muh. Arsyad mengatakan, melalui Operasi Keselamatan Pallawa 2026, pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi Kamseltibcarlantas secara persuasif dan berkelanjutan kepada masyarakat, termasuk para pengemudi ojol.

“Alhamdulillah, melalui giat Ops Keselamatan Pallawa 2026 ini, kami sudah menyampaikan imbauan keselamatan kepada rekan-rekan ojol di Parepare,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, konsep ngopi bareng dipilih agar terbangun silaturahmi dan keakraban yang lebih kuat antara polisi lalu lintas dan masyarakat.

“Kami ingin komunikasi dan kedekatan dengan teman-teman ojol terjalin lebih baik. Dengan begitu, koordinasi dan upaya penertiban lalu lintas juga akan berjalan lebih efektif dan kondusif,” jelasnya.

Ia pun berharap, pendekatan humanis ini dapat terus memperkuat hubungan antara Satlantas Polres Parepare dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Semoga langkah ini bisa membuat upaya menjaga kondusivitas dan ketertiban lalu lintas di Parepare semakin optimal,” pungkas AKP Arsyad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *