Drama Adu Penalti! PSG Juara Piala Super Prancis, Luis Enrique Puji Mental Pejuang Tim
Kuwait City – Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, melontarkan pujian tinggi terhadap mentalitas dan daya juang anak asuhnya usai menjuarai Trophée des Champions 2026.
PSG memastikan gelar Piala Super Prancis setelah menundukkan rival klasik Olympique Marseille lewat drama adu penalti di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Kamis (8/1/2026) waktu setempat.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Marseille tampil agresif dan memberi tekanan besar, membuat PSG kesulitan mengembangkan permainan. Luis Enrique mengakui timnya tidak berada dalam performa terbaik, namun tetap menunjukkan karakter hingga laga berakhir.
“Kami bertarung sampai menit terakhir. Pada akhirnya, adu penalti memang selalu membutuhkan sedikit keberuntungan, dan kali ini berpihak kepada kami,” ujar Enrique seusai laga.
Laga final tersebut berakhir imbang 2-2 di waktu normal. PSG mencetak gol melalui Ousmane Dembélé dan Gonçalo Ramos, sementara Marseille membalas lewat Mason Greenwood serta gol bunuh diri Willian Pacho.
Memasuki babak adu penalti, Les Parisiens tampil jauh lebih tenang. PSG menang meyakinkan dengan skor 4-1, sekaligus mengamankan trofi pertama mereka di awal tahun 2026.
Luis Enrique secara khusus menyoroti sikap profesional para pemainnya, terutama Gonçalo Ramos yang dinilai selalu siap kapan pun dibutuhkan tim.
“Saya harus memberi apresiasi kepada para pemain, terutama Gonçalo Ramos. Dia selalu siap, entah bermain satu menit atau lebih. Dia seorang pejuang, dan kami sangat senang memilikinya di tim ini,” tutur pelatih asal Spanyol tersebut.
Gelar ini menjadi bukti kuat bahwa PSG tetap memiliki mental juara, meski mendapat perlawanan sengit dari Marseille. Kemenangan juga menjadi suntikan moral penting bagi Les Parisiens dalam menatap kompetisi domestik dan Eropa sepanjang musim 2025/2026.
