Angin Kencang Terjang Bungadidi dan Pongko Luwu Utara, Sejumlah Rumah Warga Rusak Parah

0
IMG_20260111_220928.jpg

LUWU UTARA — Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang wilayah Dusun Bungadidi, Desa Bungadidi, Kecamatan Tanalili, serta Desa Pongko, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Minggu (11/1/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WITA itu mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Pantauan di lapangan, angin berembus kencang dalam waktu singkat namun cukup kuat hingga menerbangkan atap rumah warga. Material seng dan baja ringan tampak berserakan di sekitar permukiman. Beberapa pohon juga dilaporkan tumbang dan menimpa bangunan rumah.

Di Dusun Bungadidi, Desa Bungadidi, tercatat empat rumah warga terdampak. Rumah milik Kasmawati (33), seorang ibu rumah tangga, mengalami kerusakan paling parah. Seluruh bagian atap rumahnya yang menggunakan baja ringan dan spandek terlepas, menyebabkan
kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta.

Kerusakan juga dialami rumah Dahniar (36) dengan sebagian atap seng terlepas, serta rumah Imel (21) yang atap baja ringannya rusak akibat terpaan angin. Sementara itu, rumah Atta (54), seorang petani, mengalami kerusakan pada dinding dan atap setelah tertimpa pohon tumbang.

Sementara di Desa Pongko, Kecamatan Bone-Bone, satu rumah warga atas nama Najamuddin (75) turut terdampak. Atap seng rumahnya rusak akibat angin kencang dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp6 juta.

Tak lama setelah kejadian, Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir bersama personel Polsek Bone-Bone langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta memastikan kondisi warga terdampak. Aparat membantu mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan awal.

Akibat kejadian tersebut, aliran listrik di Dusun Bungadidi sempat padam total. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Warga diminta tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan disertai angin kencang.

Situasi di lokasi kini berangsur kondusif, sementara pendataan kerusakan dan upaya penanganan lanjutan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *