Aksi Humanis Polantas Luwu Utara, Berbagi Makanan untuk Sopir Terdampak Blokade
LUWU UTARA — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu Utara menunjukkan kepedulian dan pendekatan humanis di tengah aksi blokade jalan yang terjadi akibat isu pemekaran Luwu Raya. Personel Satlantas turun langsung ke lokasi untuk membantu para sopir truk yang terdampak dengan membagikan makanan.
Kegiatan bertajuk Polantas Humanis Berbagi tersebut dilaksanakan pada Selasa (27/1/2026) pagi, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 Wita, bertempat di Desa Mari-Mari, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, tepatnya di wilayah perbatasan Mari-Mari.
Di tengah antrean panjang kendaraan yang tertahan akibat penutupan jalan, personel Satlantas Polres Luwu Utara membagikan makanan kepada para sopir truk yang telah berjam-jam menunggu. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak langsung situasi di lapangan.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPDA Iqbal Wirawan Kasim, S.Sos., M.Si., bersama Brigpol Wahyuni, Briptu Afda, dan Bripda Gusti. Selain berbagi makanan, personel juga melakukan pengaturan lalu lintas serta pengamanan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kasat Lantas Polres Luwu Utara, AKP Yusri, S.Pd., S.M., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Polantas terhadap para pengemudi yang terdampak langsung aksi blokade jalan. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi juga memastikan para sopir tetap mendapatkan perhatian dan bantuan kemanusiaan.

“Kami ingin memastikan bahwa para sopir yang tertahan tetap merasa diperhatikan. Polantas hadir tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga berbagi dan membantu masyarakat dalam kondisi apa pun,” ujar AKP Yusri.
Kapolres Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Luwu Utara dalam menghadirkan Polri yang humanis di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran anggota Polri di lapangan tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa peduli dan perhatian kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Polri hadir untuk memastikan keamanan tetap terjaga, namun juga hadir dengan pendekatan kemanusiaan. Dalam setiap situasi, kami berupaya agar masyarakat merasakan kehadiran negara,” tegas Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa Polres Luwu Utara akan terus mengedepankan langkah persuasif dan humanis dalam mengawal setiap dinamika sosial, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.
