Aksi Unjuk Rasa Warga Luwu Raya, Jalan Poros Trans Sulawesi Lumpuh
LUWU UTARA – Jalan Poros Trans Sulawesi di Tugu Coklat, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, macet total Selasa (17/2/2026). Sekitar 40 warga yang menamakan diri Perlawanan Rakyat Luwu Raya menggelar aksi menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Dipimpin Sdr. Tandi Bali, massa aksi tiba pukul 10.45 Wita dengan satu mobil pick up lengkap sound system dan spanduk hitam bertuliskan “RAKYAT LUWU RAYA MENAGIH JANJI PROVINSI LUWU RAYA HARGA MATI”. Aksi sempat membakar ban dan memasang barikade untuk menutup jalan, hanya kendaraan darurat yang diizinkan melintas.
Orasi bergantian berlangsung sepanjang hari, dengan jeda Ishoma dan Sholat Azhar. Arus lalu lintas dialihkan melalui jalan alternatif Masamba–Salulemo–Kariango–Baebunta untuk kendaraan di bawah 8 ton. Demonstrasi berakhir pukul 18.00 Wita, aman dan kondusif, dibawah pengamanan Polres Luwu Utara dan Polsek Baebunta.
Warga menuntut Pemerintah Pusat menepati janji sejarah Presiden Sukarno terkait pemekaran Provinsi Luwu Raya. Polisi memperingatkan kemungkinan aksi susulan hingga aspirasi tersebut dikabulkan.
Dilaporkan oleh Fath, SouthSulawesiNews25.com.
