Ngopi dan Berdiskusi, Kasatlantas Luwu Utara Bangun Sinergi Bersama Wartawan

0
5772f91ee20af7b608d5f2313331b5d186851505c7ee9a8ea64dbfc2b04c08f5.0.jpeg

LUWU UTARA, SULAWESI SELATAN — Suasana santai di sebuah warung kopi di Masamba menjadi ruang bertemunya jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Luwu Utara dengan sejumlah insan pers, Senin sore (28/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Warkop Dg Azis, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, itu dihadiri Kasatlantas Polres Luwu Utara Iptu Neltiawati bersama Kanit Regident Satlantas Iptu Nasrul. Tidak ada suasana formal dalam pertemuan tersebut. Komunikasi berlangsung cair dan penuh keakraban.

Di balik perbincangan tersebut, terdapat satu agenda yang menjadi perhatian bersama, yakni memperkuat komunikasi antara kepolisian dan media dalam menyampaikan informasi yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas.



Iptu Neltiawati mengatakan media memiliki posisi penting dalam menjangkau masyarakat. Informasi mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, menurutnya, dapat disampaikan lebih luas melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif.

“Kami tentu ingin membangun komunikasi yang baik dengan teman-teman media. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, termasuk pentingnya tertib dan taat dalam berlalu lintas,” ujar Neltiawati.

Menurutnya, edukasi keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Media juga memiliki ruang strategis untuk mengingatkan masyarakat melalui informasi yang mudah dipahami dan relevan dengan kondisi di lapangan.

Karena itu, komunikasi yang terbuka dengan insan pers diharapkan dapat terus terbangun, khususnya dalam memperluas pesan keselamatan kepada pengguna jalan.

Hal senada disampaikan Iptu Nasrul. Ia menyebut pihaknya terbuka terhadap komunikasi dan kolaborasi dengan wartawan, terutama dalam menghadirkan informasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Intinya kami ingin komunikasi dengan teman-teman media tetap terjalin dengan baik. Kami berharap media bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, menyampaikan informasi yang positif dan mengingatkan masyarakat untuk selalu taat terhadap aturan lalu lintas,” kata Nasrul.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dua arah antara kepolisian dan media. Bagi masyarakat, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, tetapi bermuara pada semakin luasnya informasi tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas di Luwu Utara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *