Momen Haru Wahyuni Hamarong di Konkernas IGTKI: Dari Lihat di TV hingga Diskusi Langsung dengan Kak Seto

0
IMG-20260810-WA0377.jpg

Jakarta — Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Luwu Utara, Wahyuni Hamarong, merasakan kebahagiaan luar biasa saat menghadiri Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) I IGTKI-PGRI yang digelar di Mercure Hotel Convention Center Ancol, Jakarta.

Pasalnya, dalam kesempatan tersebut ia dapat bertemu langsung dan berdiskusi dengan tokoh perlindungan anak sekaligus psikolog anak legendaris, Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto.

Kebahagiaan tersebut tak kuasa ia pendam. Melalui akun facebook pribadinya, Wahyuni tak lupa membagikan momen kebersamaannya dengan Kak Seto di sela-sela agenda Konkernas I yang berlangsung pada 6 Agustus 2026.

Dalam unggahannya, ia mengungkapkan rasa kagumnya kepada sosok yang telah menghiasi layar kaca Indonesia selama berpuluh-puluh tahun itu.

“Belajar banyak tentang arti mendidik dengan cinta dari ahlinya, Kak Seto. Dari dulu cuma bisa lihat di TV bersama Si Komo, sekarang bisa mengobrol langsung,” tulis Wahyuni penuh antusias.

Pertemuan singkat namun penuh makna tersebut meninggalkan kesan yang mendalam bagi putri mendiang Hamarong Anas ini.

Wahyuni membagikan salah satu pesan penting yang disampaikan oleh Kak Seto mengenai esensi mendidik anak di era modern.

Menurut Wahyuni, Kak Seto mengingatkan para pendidik dan orang tua bahwa anak-anak tidak membutuhkan sosok komandan yang otoriter, melainkan seorang sahabat yang siap mendengarkan isi hati mereka.

Pendekatan emosional yang penuh empati ini dinilai sangat krusial dalam membentuk karakter dan psikologis anak secara positif.

“Energi positif dan keramahan beliau benar-benar tidak pernah berubah. Sehat-sehat terus ya, Kak Seto, tetap menginspirasi kita semua,” pungkas Wahyuni dalam unggahannya.

Kehadiran Kak Seto dalam Konkernas I IGTKI-PGRI ini diharapkan mampu memberikan suntikan semangat baru bagi para guru taman kanak-kanak di Indonesia, khususnya Luwu Utara, untuk terus mendedikasikan diri dalam dunia pendidikan usia dini yang ramah anak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *