Pembangunan Gedung Belajar 2 Lantai TPA Al Furqan dan TK-RA Al Irsyad As’adiyah Resmi Dimulai
Luwu Utara – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan agama dan pengembangan anak usia dini, pihak Yayasan Al Irsyad As’adiyah secara resmi melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan penambahan ruang belajar bagi santri TPA Al Furqan dan siswa TK/RA Al Irsyad As’adiyah.
Fasilitas pendidikan agama Islam yang berlokasi di Dusun Katonantana Desa Mario, Baebunta, ini rencananya akan dibangun menjadi gedung bertingkat dua lantai.
Penambahan ruang kelas baru ini untuk mengakomodasi adanya peningkatan jumlah peserta didik, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif, aman, dan nyaman.
Acara peletakan batu pertama secara simbolik ini dilakukan Kasi Pendidikan Islam Kementerian Agama, Sekretaris BKPRMI, Kepala Dusun, Imam Desa, serta Ketua Yayasan Al Irsyad As’adiyah.
Peletakan secara simbolis dimulai pembangunan ruang kelas baru ini dilakukan di sela-sela acara Wisuda dan Penamatan Santri TPA Al Furqan dan TK/RA Al Irsyad As’adiyah, Ahad (28/6/2026).
Acara ini dihadiri jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus yayasan, dan para orangtua wali murid yang tampak antusias menyaksikan momen bersejarah ini.
“Pembangunan gedung dua lantai ini merupakan investasi jangka panjang kita untuk masa depan anak-anak,” ucap Ketua Yayasan Al Irsyad As’adiyah, Irsan Akib, S.HI., S.Pd.I.
“Dengan fasilitas yang lebih memadai, kita berharap proses belajar mengajar Al-Qur’an dan pendidikan anak usia dini bisa berjalan lebih optimal lagi,” sambungnya.
Seiring berjalannya waktu, TPA Al Furqan dan TK/RA Al Irsyad As’adiyah kini terus mendapatkan kepercayaan besar dari masyarakat untuk mendidik putra-putri mereka.
Gedung dua lantai yang baru ini nantinya difungsikan untuk beberapa ruang kelas baru bagi peserta didik, sekaligus sebagai fasilitas penunjang kreativitas santri dan siswa.
Pihak panitia pembangunan kembali membuka pintu selebar-lebarnya bagi para dermawan dan seluruh elemen masyarakat yang ingin turut berpartisipasi, serta menyisihkan rezekinya dalam pembangunan amal jariyah ini.
Dengan dimulainya peletakan batu pertama secara simbolis ini, pembangunan fisik akan segera dikebut. Harapannya, gedung baru tersebut dapat segera rampung dan langsung digunakan untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan Qur’ani. (*)
