Libur Produktif, PIK-R Generik SMAN 4 Gelar Jelajah GenRe di Situs Bersejarah Makam Datuk Patimang
Luwu Utara – Mengisi waktu libur sekolah dengan kegiatan positif dan edukatif, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Generik SMAN 4 Luwu Utara kembali menggelar kegiatan mulia.
Setelah sukses menjelajahi pesona Kecamatan Rongkong pada pekan lalu, kini para siswa remaja aktif tersebut melaksanakan kegiatan Jelajah GenRe di Kompleks Makam Datuk Pattimang.
Kompleks makam ulama penyebar ajaran agama Islam pertama di Sulsel, tepatnya di wilayah Tana Luwu ini terletak di Desa Pattimang, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara (Lutra).
Jelajah GenRe menyasar salah satu cagar budaya religius paling bersejarah di Tana Luwu, yaitu makam Dato’ Sulaiman atau Datuk Pattimang serta makam Datuk XV Luwu, Andi Pattiware’.
Pembina PIK-R Generik SMAN 4 Luwu Utara, Chairil Affandi, mengatakan, pemilihan Kompleks Makam Datuk Pattimang sebagai lokasi jelajah GenRe tentu bukan tanpa alasan yang jelas.
Menurutnya, kegiatan ini dirancang khusus untuk membuka wawasan para siswa, dalam hal ini pengurus PIK-R Generik mengenai potensi cagar budaya yang dimiliki oleh daerahnya sendiri.
“Jelajah GenRe di Cagar Budaya Makam Datuk Pattimang ini untuk memperkenalkan kepada siswa bahwa Luwu Utara sangat kaya akan pariwisata, kebudayaan, dan cagar budaya,” jelas Afandi.
“Sudah menjadi kewajiban kita semua, generasi muda, khususnya para siswa, untuk senantiasa mengetahui, menjaga, dan melestarikan cagar budaya yang kita miliki,” sambung Affandi lagi.
Kegiatan positif para pelajar ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah setempat. Kepala UPT Pengelolaan Objek Wisata, Lukman, mengekspresikan rasa bahagianya atas kegiatan ini.
Tak hanya itu, Lukman juga mengapresiasi PIK-R Generik SMAN 4 Luwu Utara yang memilih situs makam Datuk Pattimang. Menurutnya, apa yang dilakukan ini bentuk nyata kepedulian siswa.
Pada kesempatan tersebut, Lukman juga menyampaikan pesan penting Bupati Luwu Utara terkait masa depan pariwisata religi di Luwu Utara, khususnya objek wisata religi Datuk Patimang.
“Bupati menitip pesan mulia agar pengelolaan objek wisata religi di sini bisa lebih ditingkatkan lagi. Beliau menginginkan cagar budaya di sini bisa dikenal lebih luas,” terang Lukman lagi.
Lanjut ia menjelaskan, perluasan promosi cagar budaya ini memiliki efek domino yang besar bagi daerah. Peningkatan popularitas situs ini dipastikan akan mendongkrak jumlah kunjungan.
“Ketika jumlah pengunjung bisa lebih meningkat lagi, maka dipastikan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat sekitar juga akan tercipta,” terangnya lagi.
Tak lupa eks Pranata Humas Diskominfo ini mengajak seluruh siswa yang hadir untuk tidak sekadar menjadi pengunjung, tetapi juga mengambil peran sebagai agen perubahan dan pejuang PAD.
“Kami mengajak para siswa bersama-sama membantu pemda, baik dalam upaya promosi lewat medsos maupun dalam menjaga dan membenahi objek wisata ini agar tetap lestari,” kuncinya.
Melalui kegiatan ini, PIK-R Generik membuktikan bahwa liburan sekolah bisa menjadi momentum emas untuk memupuk rasa cinta tanah air, menghargai sejarah, dan sekaligus berkontribusi bagi kemajuan pariwisata dan kebudayaan daerah.
Jelajah GenRe adalah salah satu program inovatif yang diinisiasi BKKBN melalui program Generasi Berencana, yang dilaksanakan di wadah atau wilayah PIK Remaja masing-masing daerah. (LHr).
