43 Warga Binaan Rutan Kelas IIB Masamba Lakukan Perekaman Biometric dan Padanan Data Kependudukan
Luwu Utara — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Luwu Utara melakukan Perekaman Biometric dan Padanan Data Kependudukan terhadap 43 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Masamba Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara, Selasa (28/4/2026), di Kompleks Rutan Masamba.
Perekaman Biometric dan Padanan Data Kependudukan terhadap warga binaan Rutan Masamba dilakukan dalam rangka memastikan hak administrasi kependudukan warga binaan terpenuhi.

Ini juga sekaligus menindaklanjuti surat dari Disdukcapil Sulsel Nomor 400.12.2.1/851/Disdukcapil tentang Permohonan Pelaksanaan Verifikasi NIK, Perekaman Biometric serta Pemadanan Data Kependudukan bagi Tahanan/Narapidana.
Kepala Disdukcapil Luwu Utara, Muhammad Kasrum, menyebutkan bahwa aksi jemput bola dari balik jeruji ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani masa tahanan, tetap mendapatkan hak sipilnya.
“Alhamdulillah, kami sudah melaksanakan kegiatan perekaman biometric dan padanan data bagi 43 orang warga tahanan Rutan Masamba,” ucap Kasrum usai kegiatan perekaman dilakukan. Meski begitu, dari hasil perekaman itu didapatkan ada lima orang warga tahanan yang belum diketahui identitas lengkapnya.
“Ya, ada lima orang warga binaan yang awalnya tidak ketahui identitas lengkapnya, tetapi setelah diadakan perekaman dan iris mata, alhamdulillah semua terdata dengan lengkap,” ungkapnya.
Kasrum juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan perekaman biometric dan pemadanan data kependudukan ini seyogyanya dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada 27 April 2026 kemarin. Namun, pada tanggal itu Luwu Utara merayakan ulang tahunnya yang ke-27.
“Ya, seharusnya kemarin serentak diadakan se-Indonesia untuk melakukan perekaman biometric dan pemadanan data kependudukan, tetapi karena Luwu Utara merayakan HUT ke-27, maka saya jadwalkan hari Selasa ini,” beber Kasrum.
Meski mengalami penundaan sehari, tetapi pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. “Alhamdulillah, berjalan lancar karena pihak Rutan Masamba sudah mengirimkan datanya kemarin. Jadi, langsung kita padanan data dan lima orang tidak terdeteksi,” ungkapnya lagi.
“Tetapi setelah kami melakukan perekaman, alhamdulillah, semua identitas sudah jelas. Rara-rata warga binaan sudah pernah memliliki KTP-el, tetapi ada yang hilang,” sambugnya.
Untuk menghindari adanya dokumen kependudukan yang rusak atau hilang, Kasrum mengimbau warga binaan Rutan Masamba untuk selalu menjaga dokumen kependudukannya dengan baik.
“Saya berharap KTP el-nya nanti dijaga dengan baik agar nanti kalau bebas bisa digunakan sesuai dengan peruntukannya,” tegas mantan Kepala DP2KUKM ini.
Tak lupa, Kasrum menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Rutan Masamba atas kinerja responsif yang telah ditunjukkannya selama ini.
“Terima kasih kepada pihak Rutan Masamba atas responsnya yang luar biasa, bisa cepat selesai karena kemarin langsung dikirimkan datanya, tinggal dipadanan data tadi,” ucap Kasrum.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan perekaman biometric dan padanan data kependudukan ini telah dilaporkannya kepada Bupati Luwu Utara.
“Tadi saya sudah laporkan ke Bapak Bupati kalau Tim Dukcapil akan melakukan perekaman di Rutan Masamba dan direspons dengan sangat baik oleh beliau. Untuk itu, kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati atas segala dukungannya,” tandasnya.
Sekadar diketahui, pihak Rutan Kelas IIB Masamba juga menyambut baik kegiatan ini. Kerja sama ini dinilai sangat membantu pihak Rutan dalam merapikan administrasi warga binaan, terutama bagi mereka yang saat masuk belum mengantongi identitas resmi atau kehilangan dokumen kependudukannya. (*)
