“150 Brosur dan 100 Stiker Dibagikan, Satlantas Polres Luwu Utara Gaungkan Budaya Tertib Lalu Lintas”
LUWU UTARA – Memasuki hari ke-6 pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Satlantas Polres Luwu Utara terus menggencarkan kampanye tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif dan humanis. Personel Satgas 1 Preemtif turun langsung ke Jalan Nasional, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, untuk menyapa dan mengedukasi para pengguna jalan.
Berbeda dari kegiatan penindakan, operasi kali ini lebih mengedepankan langkah preemtif. Para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas dihentikan secara persuasif untuk diberikan imbauan keselamatan. Petugas membagikan sebanyak 150 lembar brosur dan 100 stiker Operasi Keselamatan Pallawa 2026 sebagai pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas.
Kegiatan dipimpin langsung Kasatgas IPDA Rusdianto, S.H., yang terlebih dahulu memberikan arahan kepada personel sebelum turun ke lapangan. Dalam pelaksanaannya, anggota Satgas tidak hanya membagikan materi sosialisasi, tetapi juga menyampaikan pesan keselamatan dengan pendekatan kearifan lokal “sipakatau, sipakainge” — saling memanusiakan dan saling mengingatkan demi keselamatan bersama di jalan raya.
Kasat Lantas Polres Luwu Utara, AKP Yusri, S.Pd., S.M., M.H., menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa 2026 difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat menjelang bulan suci Ramadan serta pelaksanaan Ops Ketupat 2026 pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Operasi ini bukan semata-mata penindakan. Kami mengedepankan langkah preventif dan edukatif agar masyarakat memahami bahwa keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan bersama, bukan karena takut sanksi,” ujar AKP Yusri.
Ia menambahkan, wilayah Luwu Utara memiliki sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Karena itu, edukasi langsung di lapangan dinilai efektif untuk membangun budaya tertib sejak dini serta menekan potensi fatalitas kecelakaan.
Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan Satgas 1 Preemtif Ops Keselamatan Pallawa 2026, didukung Sat Samapta, fungsi gabungan, serta Propam guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan sesuai prosedur. Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas terpantau aman dan kondusif. Sejumlah pengendara pun menyambut positif pendekatan humanis yang dilakukan petugas karena dinilai lebih komunikatif dan membangun kesadaran.
Sementara itu, Kapolres Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa 2026 merupakan wujud komitmen Polres Luwu Utara dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.
“Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa tertib berlalu lintas adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain. Pendekatan humanis akan terus kami kedepankan, namun tetap dibarengi penegakan hukum secara profesional dan terukur,” tegas AKBP Nugraha Pamungkas.
Operasi Keselamatan Pallawa 2026 akan terus digelar melalui berbagai metode sosialisasi dan edukasi sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Luwu Utara.
